Mengenal Lebih dalam Program Pelatihan Change Management

Mengenal Lebih dalam Program Pelatihan Change Management – Change Management dapat diartikan sebagai mengelola manajemen perubahan. Program pelatihan Change Management memiliki tujuan untuk mempersiapkan individu atau organisasi untuk perubahan yang berdampak pada masa depan mereka. Dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, maka seorang individu atau perusahaan dituntut untuk berubah sesuai dengan arus agar dapat terus bertahan.

Program Pelatihan Change Management
Program Pelatihan Change Management

Oleh karena itu juga, sangat penting sekali bagi mereka untuk mengikuti pelatihan Change Management sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman yang dinamis. Perubahan seperti apa yang mungkin dihadapi perusahaan atau individu dalam organisasi saat ini? Berikut adalah mengenal lebih dalam Program Pelatihan Change Management:

  • Perubahan strategi bisnis,
  • Perubahan visi dan misi perusahaan,
  • Perubahan dan pembaruan teknologi,
  • Perubahan struktur operasional, dll.

Cara Mengenal Lebih dalam Program Pelatihan Change Management

Materi Pelatihan Manajemen Perubahan

Dalam pelatihan Change Management ini, setiap peserta akan diajak untuk mendalami materi praktis yang relevan. Misalnya, mengetahui apa yang harus dikelola dalam manajemen perubahan, mengenali faktor penghambat perubahan, mengelola perubahan organisasi, dan sebagainya.

Peserta Training

Dalam pelatihan Change Management, hampir semua individu dalam suatu perusahaan atau organisasi dapat menjadi peserta.

  • Pimpinan/direktur perusahaan.
  • Kepala Sumber Daya Manusia (SDM).
  • Kepala departemen dan manajer operasional.
  • Staf senior dan supervisor/penyelia.
  • Karyawan lainnya.

Target Pelatihan Manajemen Perubahan

  • Diharapkan setelah mengikuti pelatihan Change Management, peserta dapat memiliki pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kebijakan baru perusahaan di masa yang akan datang.
  • Peserta diharapkan mampu merancang dan mengimplementasikan perubahan sesuai dengan tujuan akhir perusahaan.
  • Berperan aktif dan positif dalam menerapkan manajemen perubahan.
  • Identifikasi masalah dan faktor penghambat perubahan secara internal dan eksternal.
  • Peserta juga bisa membuat program pengembangan yang sesuai dengan visi dan misi perubahan yang telah ditetapkan perusahaan.

Metode Pelatihan Manajemen Perubahan

Dalam melakukan pelatihan Change Management, biasanya akan ada beberapa metode atau metode seperti di bawah ini:

  • Tutor dan kelompok diskusi
  • Studi kasus dan benchmarking
  • Pelatihan dan pengajaran

Simulasi

Anda bisa segera dapatkan manfaat dari pelatihan Change Management dengan mengikutinya langsung di RIS. Pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan/grup yang distandarisasi sesuai prosedur tinggi. Kursus dan pelatihan Change Management ini juga dapat diselenggarakan secara online selama masa pandemi.

Bagaimana Mengenal Lebih dalam Program Pelatihan Change Management?

Change Management Memiliki Tiga Komponen Utama

  • Orang: Sejauh ini merupakan bagian terpenting dari manajemen. Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk memastikan semua divisi yang mempunyai kepentingan dan orang-orang yang terkena dampak menyadari inisiatif perubahan dan menyetujuinya.
  • Proses: Bagaimana perubahan akan terjadi dan menemukan arah terbaik untuk mewujudkannya. Memahami keadaan saat ini, apa yang diinginkan, dan kemudian menciptakan proses yang efisien untuk menjembatani keduanya pada dasarnya adalah tentang manajemen perubahan.
  • Teknologi: Mengacu pada sistem yang dibutuhkan perusahaan untuk mendukung karyawan dan proses. Teknologi bisa digunakan untuk membantu meningkatkan sebuah hasil, lalu memperkuat rantai internal dan eksternal atau juga membantu skala perusahaan.

Pada dasarnya, sebuah perusahaan mungkin mengalami empat jenis perubahan:

  • Perubahan di Seluruh Organisasi: Perubahan skala besar paling baik diterapkan secara perlahan dalam jangka waktu yang lama. Pihak eksternal atau konsultan manajemen membantu perusahaan berkembang ke berbagai tahap dalam siklus hidupnya, misalnya mengubah startup muda yang tidak stabil menjadi perusahaan yang lebih stabil.
  • Transformational Change: Dibuat dalam struktur perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya, ini mungkin melibatkan perpindahan dari struktur hierarkis, top-down ke pola kepemimpinan yang lebih horizontal di mana setiap tim diizinkan lebih menentukan nasib sendiri.
  • Perubahan korektif: Tidak semua perubahan harus berskala besar. Seringkali, perusahaan perlu melakukan sedikit penyesuaian pada cara mereka bekerja untuk mendapatkan hasil maksimal dari sistem yang ada.
  • Perubahan yang Tidak Direncanakan: Perubahan yang tiba-tiba dan mengganggu yang menempatkan perusahaan dalam keadaan yang sangat reaktif. Contohnya termasuk keluarnya CEO perusahaan, penarikan kembali produk, persaingan teknologi baru yang menantang produk perusahaan, dll.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi yang membuat pasar modern menjadi sangat cair, bisnis tetap dalam keadaan reaktif terus-menerus. Itulah ulasan tentang mengenal lebih dalam Program Pelatihan Change Management. Semoga bermanfaat dan saya ucapkan terima kasih.

Leave a Comment